Oleh : Dian Tiara Jeram – jeram menyaksikan scarecrow melalui sehelai dahan runtuh di bumbun gersang berdiri dalam pusaran bayu kesendirian sekitar petak tinggal ia seorang Menatap embun sampai ke senja menyunggih malam kelam dingin menjadi selimut semalam di bawah naungan bintang kembali tegak menghadap bulan kebiruan dalam hitam yang menawan
Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
Oleh: heny anggreini meneriakkan segala suara yang masih samar terdengar, berparas rindu, dan bersuara parau. Inilah aku, yang masih berj...
-
Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unimed kembali mempersembahkan ide kreatifnya dengan mengadakan...
-
Oleh : Dian Tiara Jeram – jeram menyaksikan scarecrow melalui sehelai dahan runtuh di bumbun gersang berdiri dalam pusaran bayu kesendirian...
-
TEAM PRODUKSI : Penanggung Jawab Produksi Muharina Harahap, S.s ,M.Hum Sutradara Heny Anggreini Pimpinan Produksi Ja...
-
Oleh : Septi Nur Erliani Harahap Aku disini,, Aku sendiri,, Kian malam menghangat sepi menghiasi dinding-dinding atap yang serpih ...
-
Oleh : Heny Anggreini Stilistika tidak terbatas dalam bahasa dan sastra. Dalam pengertian yang lebih luas, gaya juga dibicarakan dalam kar...
-
Oleh : Irfan Husaini Nasution Seorang Bocah Yang Jatuh Tersungkur Terkena Pecahan Kaca Yang Membuat Dirinya Terluka Ku Dengar Jerit...
-
Oleh : Heny Anggreini Cita cinta adalah aku Tak ingin dijalannya, Ada titik kelam juga muram Adakah cinta yang terselubung Dalam pikir ...
-
Oleh : Jakaria Rasa yang tak mungkin tumbuh didalam gersangmu Tak lagi terlihat indah Sedang mentari Memberi secercah harapan ...
0 komentar:
Posting Komentar